Keinginan Terbesar
Ketika seseorang ditanya oleh seseorang yang lain tentang apa keinginan terbesanya, maka (dan seringnya) seseorang itu akan menjawab, “Keinginan terbesarku adalah menjadi orang sukses”.
Yaa.. aku pun demikian. Aku juga ingin menjadi orang sukses, dimana pun itu. Namun, sadarkah orang-orang itu bahwa untuk mencapai sebuah keinginan harus diimbangi dengan usaha yang nggak bisa dibilang mudah?
Siapapun orangnya, termasuk juga aku, akan segera sadar bahwa dibalik kesuksesan selalu ada sesuatu yang dikorbankan. Ibarat istilah, “tak ada gading yang tak retak”. Tak ada manusia yang sempurna. Sama halnya, bahwa tak ada keberhasilan tanpa pengorbanan. Pengorbanan itulah yang disebut usaha. Semakin besar usaha yang dijalani, maka semakin besar pula keberhasilan yang akan didapat.
Walaupun aku hanya tahu sekelumit kehidupan yang berhubungan dengan keberhasilan, usaha, dan pengorbanan, setidaknya aku pernah mengalami dua dari ketiga hal itu: usaha dan pengorbanan.
Berbagai macam usaha dan pengorbanan telah aku lakukan agar aku bisa meraih sesuatu yang telah menjadi impian aku. Aku tidak menuntut suatu keberhasilan besar. Aku hanya menginginkan hidupku terasa “sempurna”. Sempurna yang aku maksud adalah sempurna dalam sudut pandangku. Karena aku tahu, yang dimaksud dengan sempurna bagi orang-orang kebanyakan adalah sempurna yang benar-benar sempurna.
Entah sudah berapa banyak airmata yang aku keluarkan ketika aku harus melakukan sesuatu yang tidak aku inginkan, dimana aku harus mengambil suatu keputusan yang tidak pernah bisa aku lakukan sebelumnya. Keputusan yang sulit, keadaan yang sulit, posisi yang sulit, dan waktu yang juga sulit. Tapi aku harus, karena aku tidak mungkin melakukan semuanya bersamaan.
Tapi aku sadar, dibalik semua itu pasti ada hikmah yang bisa aku petik. Manusia hidup di bumi akan selalu dihadapkan dengan pilihan-pilihan, dimana manusia-manusia itu harus berani mengambil suatu keputusan demi kelangsungan hidupnya di masa depan untuk mengubah nasibnya. Karena Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang apabila seseorang itu tidak berkenan untuk mengubah nasibnya sendiri.











Komentar Terakhir