Home > Knowledge > Kartu Tarot

Kartu Tarot

Semua orang pasti familiar dengan kata “Tarot”. Apa sih “Tarot”?

Tarot adalah sekelompok kartu berjumlah 78 lembar yang umumnya digunakan untuk kepentingan spiritual atau ramalan nasib. Kartu Tarot tersusun oleh 78 kartu yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu Arkana Mayor (Major Arcana) dan Arkana Minor (Minor Arcana). Arkana Mayor terdiri dari 22 kartu, sedangkan Arkana Minor terdiri dari 56 kartu. Kartu-kartu yang tergolong dalam Arkana Mayor sering disebut sebagai kartu trump, yang berarti mereka memiliki keunggulan dibanding kartu-kartu Arkana Minor.

Menurut catatan sejarah, umur Tarot diramalkan sudah lahir sejak masa Nabi Musa As yang dikenal secara lisan dan berkembang di kalangan bangsa Ibrani yang kemudian berproses dalam kurun waktu sangat panjang dan dikenal sebagai ilmu Qaballa (Kaballah). Pada permulaan abad ke-12 sampai dengan abad ke-15, ilmu ramal meramal berkembang pesat di daratan Eropa sampai pada abad pencerahan yang memisahkan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan. Tarot dapat mencapai Eropa karena dibawa oleh orang-orang Gypsy, dimana konon kata “Gypsy” merupakan reduksi dari “Egyptian” yaitu Orang Mesir. Gypsy memperkaya pengetahuan tentang Tarot karena mereka juga memasukkan unsur-unsur budaya lain akibat dari perjalanan mereka melintasi daerah-daerah berkebudayaan tinggi.

Tarot berarti jalan hidup yang utama. Bangsa Mesir menyebutnya dengan istilah “Jalan Bangsawan“, jalan yang mengarah kepada hal-hal yang baik. Dalam bahasa Sansekerta dikenal sebagai “Rota“, yang berarti Roda Hidup. Sementara bangsa Arab menyebutnya sebagai “Turuq” yang berarti empat jalan, sebagaimana empat gambar yang terdapat pada Arkana Penunjang.

Kartu Tarot sendiri berasal dari Italia. Hal ini dikarenakan asal mula kata “Tarot” itu, menurut sebagian pewacana Tarot, berasal dari “Taro” yaitu nama sebuah sungai yang melintasi Italia, tempat dimana para Gypsy mengembangkan seni meramal dengan kartu ini. Pendapat lain juga mengatakan bahwa kata “Tarot” merupakan distorsi kata dari bahasa Arab “Tareqat” yang berarti “jalan”. Pada awalnya, permainan kartu ini bernama Carde da Trionfi atau yang lebih dikenal dengan Kartu Kejayaan (Trionfi: berjaya atau menang, triumph). Dan, sebanyak 28 dokumen tertanggal 1442-1463 mencantumkan permainan kartu bernama Trionfi.

Kepopuleran kartu Tarot diperkirakan bermula sejak Antoine Court de Gebelin (1723-1767) menerbitkan sebuah buku pada tahun 1781. Buku tersebut menyatakan bahwa pendeta-pendeta Mesir kuno telah melukis kartu Tarot berdasarkan buku Toth (The Book of Toth), yaitu sebuah buku yang menjelaskan tentang mistik Mesir Kuno. Mereka kemudian membawa gambar-gambar tersebut ke Roma untuk dipersembahkan kepada Paus. Paus kemudian memperkenalkan Tarot ke Avignon, Perancis, pada abad ke-14. Setelah mendapat pengaruh dari Perancis, nama Trionfi berubah menjadi Tarocchi.

Keduapuluh dua kartu Tarot yang tergolong dalam Arkana Mayor, yang terdiri dari: 0Kartu-kartu Arkana Mayor (The Fool), I (The Magician), II (The High Priestess or The Popess), III (The Empress), IV (The Emperor), V (The Hierophant or The Pope), VI (The Lovers), VII (The Chariot), VIII (Strength), IX (The Hermit), X (Wheel of Fortune), XI (Justice), XII (The Hanged Man), XIII (Death), XIV (Temperance), XV (The Devil), XVI (The Tower), XVII (The Star), XVIII (The Moon), XIX (The Sun), XX (Judgement), XXI (The World); merupakan lambang perjalanan bintang yang erat kaitannya dengan siklus kehidupan manusia. Kata “Arcana” sendiri berasal dari bahasa Latin “Arcanum” yang berarti misteri. Lambang atau gambar yang terdapat pada kartu Arkana Mayor (Major Arcana) ada pada sebuah manuskrip kuno yang ditemukan di dekat kota Fez di Maroko.

Kartu-kartu Arkana MinorSedangkan kelimapuluh enam kartu yang tergolong dalam kartu Arkana Minor terbagi menjadi 4 (empat) jenis kartu, dimana menurut tradisi Italia, jenis-jenis kartu tersebut adalah: Pedang, Cawan, Tongkat, dan Koin. Kelompok-kelompok tersebut terdiri dari kartu As, 2-10, dan kartu-kartu royal: Jack (disebut juga Page atau Knave), Knight (Ksatria), Queen, dan King. Jumlah kartu tiap kelompok terdiri dari 14 (empatbelas) kartu.

Pada awal abad ke-20, kartu Tarot semakin berkembang dengan perkenalan berbagai kumpulan desain Tarot yang diterbitkan di Inggris dan Amerika berdasarkan kebudayaan mistik Barat, yaitu Kaballah, yang erat hubungannya dengan dunia Astrologi. Dalam budaya Barat, kartu Tarot dipercaya memiliki kemampuan untuk meramal masa depan, nasib, dan peruntungan. Kartu Tarot bahkan dipakai sebagai alat untuk mencapai alam bawah sadar. Di negara-negara, seperti: Perancis, Italia, Swiss, Austria, dan Jerman, Tarot masih menjadi permainan kartu favorit.

Tarot modern dalam bentuk kartu yang tertua dan yang ditemukan dalam keadaan paling utuh adalah The Visconti-Sforza dari Italia yang dibuat pada tahun 1450-an. Visconti-Sforza adalah sebuah nama keluarga bangsawan yang eksis di tahun 1432-1440, dan berkat jasa penciptaan merekalah, pada awal abad ke-15 di bagian Utara Italia, kartu Tarot mengalami masa kejayaan. Keluarga Visconti-Sforza menciptakan desain kartu Tarot tersebut sesuai dengan cita rasa kesenian yang berkembang saat itu, sebagai hadiah istimewa bagi pernikahan putra-putri mereka.

Tarot yang banyak dikenal saat ini bermula dari di-reinterpretasikannya simbol-simbol Tarot oleh Arthur Waite, seorang anggota sekte “The Order of The Golden Dawn“, dan digambar ulang oleh Pamela Smith di Inggris pada awal abad ke-19. Kartu Tarot ini kemudian diterbitkan oleh Rider, sehingga sering dikenal dengan nama Rider-Waite Tarot, atau yang lebih populer lagi dan lebih dikenal saat ini adalah Rider-Waite-Smith Tarot.

Sumber dan Foto: dari berbagai sumber

Categories: Knowledge Tags:
  1. June 23, 2008 at 12:02 AM | #1

    menurut nama diatas, bagaiman karakternya?

    Maksudnya, nama yang mana??

  2. RumaisHa Rifky SyahiDah
    February 15, 2009 at 4:43 AM | #2

    heiiii kak . . .
    bsa ramalin aku ngga ka . .
    nama aku :
    Rumaisha Rifki Syahidah , biasa dipanggil Riri.
    aku lahir tanggal 18 oktober 1992.
    kira-kira gimana masa depan aku menurut ramalan kaka ?

    Ow, maaf banget ya, Rifki. Aku nggak bisa nge-ramal. Aku tulis artikel itu karena aku pengin berbagi cerita aja sama temen-temen. Sekali lagi maaf yah..

  3. March 9, 2009 at 4:26 PM | #3

    malam..
    saya mw tanya ttg sejarah ramal,sehingga media untuk meramal terbagi dalam tarot,palmistry,fengsui,primbon,dll..
    makasih,

    Sebenarnya sejarah tentang ramal-meramal tuh banyak versinya. Jadinya, terkesan simpang-siur. Tapi, kalo kamu pengin tahu banyak tentang sejarah tarot dan seni meramal yang lengkap, kamu bisa baca di alamat ini: http://www.scribd.com/doc/12355925/Sejarah-Dan-Filsafat-Tarot
    Atau, kalo pengin lebih banyak lagi, bisa cari sumber dari buku-buku yang dijual di toko buku. Aku yakin di toko-toko buku pasti sumbernya lebih terpercaya dan lebih akurat. Kalo palmistry, fengshui, dan primbon itu merupakan tiga hal yang berbeda. Jadi, sumbernya juga harus dicari sendiri-sendiri.

  4. April 16, 2009 at 8:07 AM | #4

    apa kartu tarot itu

    Kan di artikel udah aku jelaskan.. :D

  5. April 17, 2009 at 3:14 AM | #5

    bagaimana cara membaca kartu tarot ….???

    Kalo pengen tahu cara baca dan menafsirkan kartu tarot, coba cek disini: http://id.shvoong.com/books/mystery/1802208-cara-membaca-dan-menafsirkan-tarot/
    Semoga bermanfaat yaa..!!

  6. April 21, 2009 at 9:09 AM | #6

    tarot adalah kartu yang bisa meramal seseorang.
    tapi seseorang yang meramal itu harus atas kemauan maksudnya itu apa sih…???

    Menurutku sih, kalo orang meramal itu harus sepenuh hati. Sehingga, percaya atau nggak, kalo si peramal nggak sepenuh hati meramalkan nasib seseorang, maka hasil ramalannya itu nggak akurat.

  7. April 24, 2009 at 1:59 AM | #7

    baca kartu tarot harus sepenuh hati
    cuma itu tok…???

    Iya dong.. :)

  8. April 24, 2009 at 2:03 AM | #8

    kak,
    punya friendster enggak …???

    Aku nggak punya friendster, tapi aku ada facebook. Kalo mau, add aja di: sotyasari.dhanisworo@yahoo.co.id

  9. April 25, 2009 at 2:31 AM | #9

    kak aku mau tanya lagi. aku dah bisa baca kartu tarot.
    tapi dikit.tapi sayang perhitunganku kurang tepat
    gimana biar aku ngramalnya tepat…???

    Oh ya? Bagus dong..! Selamat ya..! Hmm.. kalo menurutku sih, yang namanya ramalan itu nggak pernah ada yang 100% tepat. Karena, semua peruntungan manusia itu kan udah ada yang ngatur. Jadi, kita cuma bisa menebak dan memperkirakan aja. Mungkin ramalan kamu itu sudah 98% tepat, sedangkan 2% lainnya Tuhan yang menentukan. Oke? ;p

  10. April 26, 2009 at 1:37 AM | #10

    kakek aku kan punya saudara enggak bisa meramal tapi basa
    meliat kaya arwah gitu, nah namanya kelebihanya saudaranya kakek aku itu namanya apa kak tau enggak…???

    Kalo menurutku, itu namanya kemampuan sixth sense atau istilahnya indera keenam. Jadi, orang-orang yang punya indera keenam itu bisa ngelihat hal-hal gaib tapi gak bisa ngeramal.

  11. April 28, 2009 at 3:28 AM | #11

    itu berpengaruh pada keturunannya enggak…???
    soalnya pas aku ngeramal aku kadang ngelihat -
    ngelihat hal-hal gaib gimana itu..??

    Oh iya. Sebagian besar dari orang-orang yang punya kemampuan sixth sense biasanya menurun ke anak cucunya.

  12. May 1, 2009 at 1:18 AM | #12

    tapi yang aku bingungin,yang asal mulanya kemampuan sixth sense darimana sihh kak?

    Kalo ditanya darimana asalnya sixth sense itu aku nggak tau pasti. Tapi, yang jelas kemampuan itu adalah sebuah kelebihan yang nggak dimiliki oleh setiap orang. Cuma orang-orang tertentu aja yang diturunkan dari satu orang ke orang lainnya dalam satu silsilah keluarga.

  13. May 3, 2009 at 1:00 AM | #13

    nahh.aku mau tanya lagi.
    kakekku aja tau kapan ajal nya KOK bisa tau ya..??

    Mungkin aja kakekmu itu punya bakat sixth sense juga, yang sama seperti saudaranya itu. Buktinya, kamu bisa ngelihat hal-hal gaib kan? Yang mungkin itu warisan yang diturunkan dari kakekmu. Orang-orang yang punya bakat seperti itu turun-temurun dari garis keturunan paling atas sampai ke bawah yang sampe berapa lama belum bisa diketahui. Dan, bentuk dari kemampuan sixth sense-nya itu bervariasi, seperti apa yang terjadi sama kakekmu.

  14. May 8, 2009 at 1:18 AM | #14

    kak tanya lagi. kak masih banyak lagi enggak sih macamnya kekuatan
    kayak sixth sense itu?

    Sebenarnya masih banyak sih. Salah satunya deja vu. Deja vu itu mirip ramalan masa depan yang nggak selalu datang setiap saat. Orang-orang yang mengalami deja vu pasti pernah mengalami suatu peristiwa sebelum peristiwa itu benar-benar terjadi, dan biasanya deja vu datang melalui mimpi. Deja vu bisa dialami oleh setiap orang dan bukan merupakan bakat khusus. Nggak seperti sixth sense yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu aja. Aku sendiri sering mengalami deja vu, tapi aku nggak punya bakat sixth sense.

  15. May 20, 2009 at 3:54 AM | #15

    aku kalau main itu kayak itu tuh pernah terjadi
    padahal aku main 2hari yang lalu

    Iya, itu yang namanya deja vu. Tapi, cuma kadang-kadang aja datangnya. Nggak selalu. Dan, kita seperti pernah ngalamin kejadian yang sama.

  16. May 21, 2009 at 5:01 AM | #16

    gitu..

    Yup..!!

  17. August 24, 2009 at 3:19 AM | #17

    kak aku dah buat facebook ni alamatnya
    hadasadan_1yahoo.co.id

    Ok, thank you!

  18. August 25, 2009 at 3:12 AM | #18

    kwkwkwkwkwkwkwwkwkwkkwkwkwkwkw..

    Kenapa?

  19. August 28, 2009 at 3:05 AM | #19

    the carriot adalah salah satu kartu yang………….

    Bukan “carriot” tapi “chariot”. Arti “chariot” dalam susunan kartu Tarot adalah salah satu kartu yang menunjukkan bahwa ada banyak sekali tantangan dalam hidup kita, seperti halnya kita membutuhkan suatu petunjuk dalam menjalani hidup ini.

  1. No trackbacks yet.