My Destiny
Seperti biasanya, aku hanya menunggu panggilan dan panggilan untuk mendapatkan satu pekerjaan yang tepat untukku. Bagaimana pun kerasnya usaha yang aku lakukan untuk mendapatkan itu tapi kalau pihak lain tidak meresponnya dengan baik hasilnya akan sia-sia. Entahlah, mungkin sudah jalan hidupku harus seperti ini, aku bisa apa? Yang bisa aku lakukan hanyalah bersabar dan bersabar.
Dan seperti hari ini tadi pun aku mendapatkan panggilan untuk yang kesekian kalinya. Yang ada di benakku saat ini adalah: aku takut.
Bukan takut karena satu hal mistis, tapi rasa takut yang aku rasakan ini lebih kepada posisi yang ditawarkan padaku. Seperti yang sudah aku ceritakan berulang kali bahwa aku sudah sering sekali mendapat panggilan wawancara semacam ini dan posisi yang ditawarkan padaku tidaklah seperti yang aku harapkan. Maka dari itu, hari ini dan untuk hari-hari berikutnya, aku hanya bisa berharap aku bisa mendapatkan pekerjaan dengan posisi dan job description yang benar-benar sesuai untukku—dan yang terpenting aku happy menjalani posisi itu.
Semoga!












Komentar Terakhir