Home > Article, Love > Cinta dan Kebahagiaan

Cinta dan Kebahagiaan

Cinta dan kebahagiaan adalah dua hal yang saling bertautan. Saat seseorang memiliki cinta berarti dirinya telah bahagia. Namun, hal tersebut tak bisa dijadikan sebagai satu tumpuan bahwasanya cinta selalu membawa kebahagiaan. Cinta memang indah dan siapapun yang memilikinya akan selalu tersenyum dan bahagia. Tetapi, ada kalanya cinta juga membawa kesengsaraan. Cinta semacam inilah yang tak patut untuk dipertahankan. Karena apabila tetap dipertahankan, maka pada akhirnya cinta itu sendirilah yang membuat diri kita hancur.

Aku pribadi berpendapat bahwa cinta tidak selalu membawa kebahagiaan. Cinta terkadang bisa membuatku seolah hilang di dalam kelamnya malam dan hiruk-pikuknya kehidupan di muka bumi. Aku pernah terpuruk dan kehilangan kepercayaan diri hanya karena cinta.

Seseorang yang pernah merasakan kegagalan dalam dunia cinta, akan berpendapat sama denganku. Cinta seakan menjadi dilemma dalam diri manusia. Di saat diri manusia ingin mempertahankan cinta, maka cinta perlahan-lahan mulai berganti menjadi sosok yang jahat dan menakutkan. Dan, disaat cinta akan diakhiri, maka perlahan-lahan cinta selalu berubah menjadi sosok yang indah dan membuat manusia berpikir dua kali untuk mengakhirinya. Apakah cinta memang sedemikian peliknya hingga mampu membuat manusia seakan terombang-ambing oleh keadaan?

Namun, apapun arti cinta yang sebenarnya, tak dapat dipungkiri bahwa manusia memang akan selalu membutuhkan sosok bernama cinta tersebut. Tanpa cinta, maka hidup seseorang tak akan terasa lengkap. Terlebih lagi tersirat suatu petikan bahwa “tanpa cinta adalah tanpa kebahagiaan”.

Mungkin memang benar. Seseorang yang tidak percaya pada cinta, setelah dirinya hidup bertahun-tahun dengan seorang pasangan yang mungkin sama sekali tidak dicintainya, perasaan cinta dalam diri seseorang itu pun perlahan-lahan tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.

Kini, aku percaya bahwasanya mungkin cinta memang diciptakan untuk membuat makhluk hidup di dunia ini merasa bahagia. Aku pun merasakan kebahagiaan itu setelah aku sadar aku telah memiliki cinta yang terukir indah di dalam lubuk hatiku yang terdalam.

Categories: Article, Love Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.