Archive

Archive for the ‘Knowledge’ Category

Sifat Manusia Berdasarkan Golongan Darah

Sifat manusia memang berbeda-beda. Namun, setiap dari mereka masing-masing pastilah memiliki ciri khas yang akan membedakan satu dengan yang lainnya. Termasuk disini adalah golongan darah kita masing-masing.

Seperti yang aku baca di salah satu sumber bahwa ternyata karakter manusia bisa dilihat dari golongan darah mereka. Golongan darahku AB—golongan darah papa B, sedangkan mama A—dan apa yang aku baca itu sangat sesuai dengan karakter dan kepribadianku. Seperti yang bisa dilihat disini:

Golongan Darah A

  1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar, dan kalem (cool, istilahnya).
  2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa diandalkan dan dipercaya, namun keras kepala.
  3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu, dan merencanakan segala sesuatunya dengan matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan konsisten.
  4. Mereka berusaha membuat diri mereka sewajar dan se-ideal mungkin.
  5. Mereka bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
  6. Mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun, sebenarnya mereka memiliki sisi diri yang lembek, seperti gugup, dan sebagainya.
  7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat dengannya. Untuk itu, mereka cenderung berada di sekitar orang-orang memiliki temperamen yang sama seperti dirinya.

Golongan Darah B

  1. Orang yang memiliki golongan darah B cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
  2. Mereka juga cenderung memiliki banyak kegemaran dan hobby. Jika sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu, namun juga cepat merasa bosan.
  3. Biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang dikerjakannya.
  4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Sekaligus, mereka biasanya cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Singkat kata, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara bersamaan.
  5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat, dan antusias. Namun, sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada dalam diri mereka.
  6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

Golongan Darah O

  1. Orang dengan golongan darah ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah dalam suatu kelompok. Serta berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota kelompok tersebut.
  2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksanakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu, sehingga mereka terlihat selalu riang, damai, dan, tidak memiliki masalah sama sekali. Tapi, kalau tidak tahan mereka pasti akan mencari tempat untuk mengadu (curhat).
  3. Mereka biasanya pemurah, baik hati, dan senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
  4. Mereka biasanya dicintai oleh semua orang (loved by all). Tapi, mereka sebenarnya keras kepala, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
  5. Mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
  6. Mereka cenderung mudah dipengaruhi oleh orang lain dan apa yang mereka lihat di TV.
  7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya, tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi, hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini dicintai.

Golongan Darah AB

  1. Orang dengan golongan darah ini mempunyai perasaan yang sensitif dan lembut.
  2. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang dengan kepedulian serta kehati-hatian.
  3. Mereka juga keras dengan diri mereka sendiri dan orang-orang yang dekat dengannya.
  4. Mereka cenderung terlihat memiliki dua kepribadian.
  5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
  6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.
Categories: Knowledge Tags:

Venesia, Kota Seribu Kanal

Kalau mendengar nama Venesia atau Venice, satu-satunya yang terlintas di pikiran kita adalah satu kota indah dengan genangan air dan gondola yang terletak di bagian timur negara Italia—yang juga sering disebut dengan kota seribu kanal. Hmm, mungkin indah sekali ya kalau setiap pasangan kekasih bisa berbulan madu di kota ini. Lebih indah lagi kalau di negara kita pun ada kota semacam ini. Tapi, nggak mungkin kan? Ada sih kota air semacam itu di negara kita, tapi airnya dari air banjir! Phuff..! Ya sudahlah, sekarang aku nggak akan membahas tentang banjir yang kerap melanda negara kita tercinta. Kita bahas aja tentang kota seribu kanal yang indah ini yah.

Kota Venesia yang juga merupakan kota tujuan wisata menjadi suatu pesona eksotis tersendiri di benak seluruh masyarakat dunia. Mungkin bukan satu-satunya tujuan wisata, namun rencana untuk kesana pastilah ada. Hanya ingin berkunjung, berfoto, maupun mencicipi asyiknya berada diatas gondola seraya menikmati suasana romantis khas Italia.

Ketika seseorang berbicara mengenai Venesia dan semua yang berkaitan dengannya, nama Marco Polo tak mungkin terlewatkan. Seorang pedagang dan penjelajah Italia yang namanya diabadikan menjadi nama sebuah bandara di kota itu, kemudian dicantumkan di berbagai buku tatkala menuliskan tentang kota Venesia.

Satu-satunya yang membuatku tertarik akan Venesia adalah jalanan yang dipenuhi dengan air beserta gondolanya. Jikalau aku memiliki rejeki lebih, kota ini akan menjadi tujuan utama dalam daftar travelling-ku. Itu pasti! Bahkan, salah satu film serial James Bond pun mengambil setting di kota ini.

Namun, menurut sumber yang pernah aku baca, permukaan air yang menggenangi kota Venesia selalu naik setiap satu tahun sekali. Seperti yang juga terjadi pada menara miring Pisa—juga terletak di negara Italia—yang posisi kemiringannya selalu bertambah 0,1 cm setiap satu tahun sekali. Ya ampun! Bisa dibayangkan kan apa yang terjadi kalau kota Venesia akhirnya terendam air dan menara Pisa yang akhirnya roboh?!—mengingat keduanya adalah salah satu dua obyek wisata yang paling menjadi sorotan dunia karena keunikannya.

Menurut salah satu sumber, kota Venesia pernah terendam air yang cukup tinggi pada tahun 1986. Dan, rekor permukaan air tertinggi hingga mencapai 194 cm terjadi pada tahun 1966. Naiknya permukaan air di kota Venesia ini merupakaan yang tertinggi keempat sejak tahun 1872, saat kota itu mulai mencatat perkembangan permukaan air. Sekitar 3000 warga kota diungsikan, disamping banyak bangunan bersejarah yang rusak. Demi melihat itu, pemerintah kota mengambil tindakan dengan mengusahakan proyek ‘Musa’ yang memakan biaya sebesar US$ 5,5 Miliar. Proyek yang sedianya selesai tahun 2011 ini bertujuan membendung Laut Adriatik agar tidak sampai menenggelamkan kota ini.

Keindahan kota Venesia tak hanya membawa keberuntungan dan devisa, melainkan juga bencana. Menurutku, wajar sih. Tak ada apapun di dunia ini yang 100% sempurna, termasuk kita sebagai manusia—walaupun manusia ditakdirkan sebagai makhluk paling sempurna di muka bumi ini. Selalu ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sama halnya dengan Venesia yang memiliki kekurangan dibalik kesempurnaannya sebagai salah satu obyek wisata terindah.

Categories: Knowledge, World Tags: , ,

Tobacco Field

Sudah lama aku tak merasakan bepergian bersama dengan keluargaku. Aku lupa kapan terakhir kali aku melakukan sebuah vacation indah yang dapat menghilangkan semua penat di kepalaku. Aku mungkin terlalu sibuk dengan urusanku sendiri—urusan yang belum jelas ujung pangkalnya.

Tapi, hari ini aku tidak akan bercerita tentang ‘urusan-urusan’ itu. Sekarang aku ingin menceritakan tentang pengalaman liburanku beberapa waktu lalu di daerah dataran tinggi Jawa Tengah, kota Temanggung. Kota ini adalah kota kecil di Jawa Tengah yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat. Seringkali teman-temanku bertanya tentang kemana aku berlibur ketika aku masih duduk di bangku sekolah dulu. Saat aku mengatakan, “Aku liburan ke rumah nenek di Temanggung”. Mereka selalu balik bertanya, “Dimana itu?” Hmm.. waktu itu yang terlintas di pikiranku adalah, “Mereka hidup di Indonesia bagian mana, sih, kok nggak tahu Temanggung?”

Tapi, kemudian aku sadar bahwa ternyata Temanggung adalah sebuah kabupaten dengan ibukota yang sama, dimana tak banyak orang yang tinggal disana dan dengan keadaan kota yang masih sangat dingin, bersih, dan nyaman—seolah belum tersentuh tangan-tangan jahil manusia.

Ladang Tembakau

Ladang Tembakau

Salah satu hasil ladang yang paling mencolok di daerah Temanggung adalah tembakau. Hampir seluruh penduduk di kota ini memiliki ladang yang sama dengan luas yang berbeda-beda tentunya. Tembakau di kota ini sangat menjanjikan kehidupan yang lebih baik bagi tiap-tiap masyarakatnya. Tak heran jika situasi ini dimanfaatkan oleh sebagian besar perusahaan rokok di Indonesia untuk memasarkan produknya, sehingga banyak sekali iklan-iklan rokok raksasa terpampang di setiap sudut kota. Tadinya, aku tak menyangka bahwa tembakau bisa membuat kehidupan masyarakat Temanggung sukses dan terjamin. Tapi, setelah aku melihat banyak orang kaya berasal dari kota ini mulutku terkunci rapat seketika.

Tak hanya itu. Masyarakat Temanggung sebenarnya memiliki hasil yang menjanjikan lainnya, yaitu tambak ikan emas. Namun, sepertinya usaha ini tak terlalu ‘booming‘ seperti tembakau. Sehingga, hanya sebagian kecil saja masyarakat yang masih mempertahankan usaha ini. Sehingga, usaha itu hanya dikembangkan di halaman rumah masing-masing.

Sejak umurku dua tahun aku sudah berkenalan dengan daerah ini dan hampir setiap tahun aku kemari. Aku tak pernah berpikir bahwa dengan kondisi masyarakat yang masih bisa dibilang primitif seperti itu mereka bisa menjadikan kota indah mereka menjadi lebih baik. Itu terbukti dari infrastruktur kota yang setiap tahun selalu bertambah.

Aku hanya heran bahwa di jaman serbateknologi seperti sekarang ini masih saja ada kota yang belum seluruhnya tersentuh oleh hal itu. Kalau aku hidup disana, mungkin aku takkan tahan. Tapi, dengan melihat masyarakat yang tinggal di kota itu, dengan keadaan seperti itu, terlihat santai dan sangat menikmati. Mungkin mereka berpikir bahwa hidup di kota tenang seperti itu lebih baik daripada hidup di kota besar tapi banyak masalah. Padahal, mungkin saja jika mereka ingin hijrah ke kota besar, kan? Buktinya, mereka tetap betah tinggal disana tanpa ada keinginan untuk hijrah ke kota metropolitan atau ke kota megapolitan sekali pun.

Categories: Knowledge Tags: ,

Kewirausahaan

Semasa kuliah dulu, aku pernah mengambil mata kuliah ini. Tapi, karena dulu aku tak begitu mengerti apa maksudnya, maka aku dulu mengikuti setiap perkuliahannya dengan setengah hati. Maksudnya, aku mengikuti perkuliahan itu tanpa ada keinginan yang benar-benar kuat. Atau, dengan kata lain mengikuti perkuliahan hanya karena ingin mendapatkan nilai tinggi, bukan karena ingin menyerap sebuah ilmu.

Kini, aku mulai merasakan pentingnya mata kuliah itu—disaat aku akan mendirikan sebuah usaha baru. Tapi, aku juga harus waspada akan segala keuntungan dan kerugian dari risiko berwirausaha.

Menurut Peggy Lambing dan Charles L. Kuehl (2000:19-20) dalam bukunya “Entrepreneurship” dikatakan bahwa keuntungan dan kerugian kewirausahaan identik dengan keuntungan dan kerugian pada usaha kecil milik sendiri. Keuntungan dan kerugian itu antara lain:

Keuntungan:

  1. Otonomi. Pengelolaan yang bebas dan tidak terikat membuat wirausaha menjadi seorang “bos” yang penuh kepuasan.
  2. Tantangan awal dan perasaan motif berprestasi. Tantangan awal atau perasaan bermotivasi yang tinggi merupakan hal menggembirakan. Peluang untuk mengembangkan konsep usaha yang dapat menghasilkan keuntungan sangat memotivasi wirausaha.
  3. Kontrol finansial. Bebas dalam mengelola keuangan dan merasa kekayaan sebagai milik sendiri.

Kerugian:

  1. Pengorbanan personal. Pada awalnya wirausaha harus bekerja dengan waktu yang lama dan sibuk. Sedikit sekali waktu untuk kepentingan keluarga—rekreasi. Hampir semua waktu dihabiskan untuk kegiatan bisnis.
  2. Beban tanggung jawab. Wirausaha harus mengelola semua fungsi bisnis, baik pemasaran, keuangan, personil, maupun pengadaan dan pelatihan.
  3. Kecilnya margin keuntungan dan kemungkinan gagal. Karena wirausaha menggunakan keuntungan yang kecil dan keuangan milik sendiri, maka margin laba atau keuntungan yang diperoleh akan relatif kecil dan kemungkinan gagal juga ada.

Dengan melihat keuntungan dan kerugian itu, aku mungkin akan lebih berhati-hati dengan langkahku ke depan. Karena, menurut buku yang ditulis oleh Alex Inkeles dan David H. Smith (1974:24) berjudul “Becoming Modern Individual Change in Six Developing Countries”, kualitas manusia modern tercermin pada orang yang berpartisipasi dalam produksi modern yang dimanifestasikan dalam bentuk sikap, nilai, dan tingkah laku dalam kehidupan sosial. Ciri-cirinya meliputi: keterbukaan terhadap pengalaman baru, selalu membaca perubahan sosial, lebih realistis terhadap fakta dan pendapat, berorientasi pada masa kini dan masa yang akan datang—bukan pada masa lalu, berencana, percaya diri, memiliki aspirasi, berpendidikan dan mempunyai keahlian, respek, hati-hati, dan memahami produksi.

Mungkin, teori saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan tindakan real. Aku akan mencobanya dengan seluruh kemampuan dan keahlian yang aku miliki. Awalnya mungkin masih sangat sulit, tapi untuk ke depan aku akan bisa memetik hasilnya. Who Knows?

Categories: Knowledge Tags:

Amityville

Semua orang pasti udah pernah denger tentang legenda horor Amityville yang terjadi di New York, Amerika Serikat, beberapa tahun silam. Yah, legenda itu benar-benar terjadi di sebuah desa di negara bagian New York yang termasuk ke dalam Suffolk County, New York, Amerika Serikat.

Awalnya, kawasan ini digunakan dan dihuni oleh keluarga Huntington hingga tahun 1653, dan kemudian Amityville ditetapkan sebagai sebuah desa pada tanggal 3 Maret 1894. Pemberian nama “Amityville” sendiri merupakan usulan dari para penduduk pada tanggal yang sama, untuk mengganti nama sebenarnya, West Neck South.

Kisah yang terjadi seputar Amityville dibukukan oleh Jay Anson dan diterbitkan pada bulan September 1977 dengan judul yang sama, setelah peristiwa yang terjadi pada sebuah keluarga di kawasan itu ramai dibicarakan orang.

Adalah sebuah peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Ronald DeFeo, Jr., terhadap enam anggota keluarganya, termasuk kedua orang tuanya pada November 1974, di rumahnya di 112 Ocean Avenue-Amityville.

Tigabelas bulan setelah peristiwa pembunuhan keluarga DeFeo pada Desember 1975, keluarga Lutz, George dan Kathleen serta anak-anaknya pindah ke rumah itu, sebuah rumah besar bergaya kolonial Belanda, sebuah lingkungan di pinggiran kota di sebelah selatan Long Island, New York. Namun, sejak kepindahannya ke rumah itu, keluarga Lutz merasakan hal-hal aneh yang tidak biasa di rumah itu tepat setelah hari ke 28.

Menurut buku yang ditulis oleh Jay Anson, 1977, “The Amityville Horror – A True Story“, rumah bernomor 112 Ocean Avenue itu telah kosong selama 13 bulan sebelum akhirnya keluarga Lutz membelinya dengan harga murah, yaitu seharga $80,000. Dari depan rumah itu tampak megah, dengan atap melengkung, memiliki enam buah kamar tidur, serta dilengkapi dengan kolam renang dan tempat penyimpanan kapal. Namun, siapa sangka semuanya akan menjadi mimpi buruk setelah hari ke 28, hari dimana keluarga DeFeo menemui ajal?

Keluarga Lutz pindah ke rumah itu dengan sebagian besar barang-barang perabot milik keluarga DeFeo yang masih tertinggal. Barang-barang itu sengaja ditinggalkan karena sudah termasuk dalam kesepakatan jual-beli. Saat hari pertama pembelian rumah itu, teman-teman George sudah banyak yang mengingatkan bahwa George seharusnya melakukan ritual khusus untuk menghindarkan keluarga mereka dari segala macam bahaya yang diakibatkan oleh rumah yang mereka tinggali. Namun, George tidak mengindahkan nasihat-nasihat itu disamping ia tidak tahu juga bagaimana caranya.

Hari demi hari berlalu seiring dengan keanehan-keanehan yang terjadi di rumah itu. Akhirnya, George pun menuruti kata-kata temannya dulu dimana ia harus melakukan ritual khusus atas rumah mereka. George baru berpikir bahwa mungkin memang benar ada sesuatu yang tidak beres dengan rumah itu. George kemudian melakukan ritual itu dengan meminta bantuan seorang pendeta Katolik yang tinggal di Sacred Heart Rectory. Pendeta itu pun bersedia memberikan ritual pada rumah George dan segera melaksanakannya pada sore hari tanggal 18 Desember 1975. Ternyata, apa yang dilakukan oleh pendeta itu tidak membuahkan hasil. Pendeta itu justru pergi meninggalkan rumah itu tanpa mengatakan apapun pada George. Dan, baru pada tanggal 24 Desember 1975, pendeta tersebut menelepon George agar tidak menggunakan ruangan tempat dimana ia melakukan ritual pada hari sebelumnya. Kemudian, pendeta tersebut kembali ke rumah itu dan melaksanakan ritual yang sama. Ritual tersebut juga tidak membuahkan hasil. Yang ada justru pendeta tersebut menderita demam tinggi dan pada lengannya dijumpai tanda yang mirip dengan tanda stigmata.

Setelah usaha si pendeta gagal, pada tanggal 8 Januari 1976, George dan Kathy sepakat untuk melakukan ritual pengusiran hawa jahat sendiri. Namun, juga tidak berhasil. Mereka malah mendengar suara-suara misterius dari dalam rumah yang intinya meminta mereka semua agar segera pergi meninggalkan rumah itu.

Pada pertengahan bulan Januari 1976 merupakan hari terakhir Keluarga Lutz menempati rumah Amityville, setelah kegagalan ritual yang dilakukan oleh George dan Kathy. Saat itu George hampir saja menghabisi seluruh keluarganya ketika ia terbangun pada pukul 03:15 pagi, dimana pada jam tersebut adalah waktu yang diperkirakan sama dengan waktu Ronald DeFeo, Jr., menghabisi seluruh keluarganya. Untungnya, tak ada sesuatu yang terjadi pada keluarga Lutz, karena Kathy segera membawa anak-anak mereka dan juga George keluar menjauhi rumah itu dengan menggunakan kapal motor yang ada di belakang rumah mereka. Barang-barang yang ada di dalam rumah, mereka tinggalkan begitu saja hingga pada hari berikutnya seorang tukang ditugaskan untuk memindahkan barang-barang itu untuk dikirim kepada keluarga Lutz.

Keluarga Lutz menilai bahwa segala kejadian yang mereka alami di rumah itu adalah sebagai suatu kejadian yang sangat menakutkan. Pernyataan itu juga diperkuat oleh seorang tukang yang bertugas mengambil barang-barang di bekas rumah mereka bahwa memang ada fenomena yang tidak normal disana.

Hingga saat ini, rumah itu masih tetap berdiri tegak di tempatnya. Hanya saja keadaannya sudah sangat berbeda. Rumah itu sudah direnovasi dan alamatnya diganti untuk mengelabui wisatawan.

Sumber: id.wikipedia.org

Foto: dari berbagai sumber

Categories: Knowledge Tags: , ,

Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle) merupakan sebuah wilayah lautan di Samudera Atlantik seluas 1,5 jutaSegitiga Bermuda mil² atau 4 juta km² yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, yang merupakan wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara; Puerto Riko yang merupakan teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan; dan Miami yang merupakan negara bagian Florida, Amerika Serikat, sebagai titik di sebelah barat.

Garis yang membentang dari Bermuda – Puerto Riko – Florida – dan kembali ke Bermuda lagi itu seringkali disebut sebagai “segitiga setan”. Anggapan itu muncul ketika diketahui kapal-kapal besar yang sedang berlayar tiba-tiba saja raib tanpa meninggalkan jejak. Pesawat-pesawat yang sedang mengudara, bahkan pesawat-pesawat tempur dengan pilot-pilot yang terlatih dan berpengalaman, juga mendadak lenyap. Demikian juga dengan pesawat penyelamat yang dikirimkan, yang juga ikut raib. Selain itu, arah jarum kompas berputar tak beraturan setiap kali melintasi daerah ini. Hubungan radio pun terputus dengan tiba-tiba, walau cuaca sedang dalam keadaan cerah. Hingga saat ini, kejadian-kejadian misterius di kawasan Segitiga Bermuda masih terus berlanjut.

Cerita bermula dari pelayaran yang dilakukan Christopher Columbus ketika melintasi area Segitiga Bermuda, dimana pada saat itu salah seorang awak kapalnya mengatakan bahwa dirinya melihat secercah cahaya aneh yang berkilauan di cakrawala. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area.

Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atlanta, pada tahun 1880. Kapal itu meninggalkan Bermuda pada bulan Januari menuju Inggris. Kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib disana dan tidak pernah terlihat lagi. Bahkan pecahan-pecahan kapal, sekoci, ataupun tiang kapal, tidak ditemukan.

Kapal-kapal yang HilangSebelumnya, hal tragis juga dialami oleh empat kapal Angkatan Laut milik Amerika yang hilang tanpa penjelasan antara tahun 1781 dan tahun 1812. Tahun 1840, kapal besar berbendera Perancis, Rosalie, ditemukan terlantar dekat Nassau dengan layar-layar masih terpasang, muatan barang masih utuh, dan keadaan di dalam kapal masih teratur. Bella, kapal yang ditinggalkan secara misterius, ditemukan pada tahun 1854. Lotta, kapal milik Swedia bertiang layar empat, lenyap dekat Haiti pada tahun 1866. Disusul dua tahun kemudian oleh Viego, sebuah kapal dagang milik Spanyol.

Kemudian, pada tahun 1884, Miramon, kapal layar Italia bertiang dua yang menuju New Orleans, diam-diam meluncur ke dalam perangkap. Sama halnya dengan kapal Jerman bertiang empat, Freya, yang ditemukan terlantar pada tahun 1902.

Cyclops, kapal pertama yang diperlengkapi dengan radio, kapal pengangkut batubara yang panjangnya 346 meter, berlayar dari Barbados menuju Baltimore dengan 345 orang hilang dan tidak diketemukan rimbanya. Yang lebih seram lagi terjadi pada tahun 1941, yaitu peristiwa lenyapnya dua kapal seangkatannya, Proteus dan Nereus, dengan rute yang hampir identik.

Selain itu, masih banyak lagi kapal dan pesawat lain yang mengalami kecelakaan-kecelakaan beruntun diPesawat-pesawat yang Hilang kawasan Bermuda dan tidak diketemukan lagi setelahnya.

Sebenarnya tempat misteri yang disebut-sebut sebagai “segitiga iblis” ini tak bisa dikatakan sebagai segitiga yang benar-benar iblis atau segitiga yang benar-benar mengerikan. Hal ini dikarenakan batas-batas dari petunjuk kapal-kapal atau pesawat terbang yang hilang di luar bentuk segitiga itu. Dari berbagai kesimpulan, jarum kompas dan peralatan pesawat yang akan hilang selalu mendapat gangguan dan mereka seperti tak melihat air, sehingga dari gejala ini disimpulkan bahwa di dasar laut bermuda itu tentunya terdapat sebuah medan magnetik yang sangat kuat, dimana medan tersebut sanggup mengganggu kompas atau menarik kapal yang melintas sampai ke dasar laut yang dalam.

Cerita tentang segitiga bermuda tak akan pernah selesai, karena hingga sekarang, kawasan ini masih merupakan misteri bagi semua orang. Tak ada yang tahu apa yang sebenarnya tersimpan di sekitar kawasan itu atau apa yang ada di kawasan itu, hingga begitu banyak memakan korban dan berbagai macam peristiwa-peristiwa ganjil yang tak dapat dijelaskan, yang terjadi sejak pertengahan abad ke 19.

Di tempat ini juga dikabarkan sering terlihat benda-benda angkasa luar, meteor, atau bintang jatuh, bahkanMeteor ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa sering terlihat UFO yang berlalu-lalang di tempat tersebut.

Seorang ahli sejarah berkebangsaan Jerman, Dr. Michael Preisinger, mengatakan bahwa ada kemungkinan wilayah segitiga bermuda tersebut merupakan ‘pintu gerbang’ dari alam lubang cacing alam semesta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Worm Holes. Para ilmuwan yang diberikan data-data mengenai daya magnetik yang berada di pantai Bermuda tersebut mungkin saja terjadi karena micro-wormholes.

Ada sebuah penjelasan yang mengatakan bahwa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius itu adalah adanya gas methana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan untuk pertama kalinya pada tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi, Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.

Bermacam-macam teori telah dikemukakan oleh beberapa orang, baik dari kalangan Angkatan Laut, para pilot dan nahkoda, para ahli kelautan, maupun paranormal. Rata-rata dari teori yang dikemukakan itu menyebutkan tentang teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, teori anomali magnetik-gravitasi. Di samping itu, masih ada teori tentang fenomena gempa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black hole) yang hanya terjadi di luar angkasa. Serta ada juga yang menghubungkannya dengan UFO dan menghilangnya Benua Atlantis.

Dari sekian banyak konsep dan teori yang berusaha menjelaskan fenomena alam itu, Lawrence David Kusche justru memberikan penjelasan kontroversial. Dalam bukunya yang berjudul “The Bermuda Triangle Mystery Solve” (1975), Kusche mematahkan semua anggapan dan teori spekulasi yang ditujukan terhadap Segitiga Bermuda. Ia lebih menganggap peristiwa yang terjadi di sekitar kawasan itu terlalu dibesar-besarkan.

Beberapa anggapan yang dikemukakannya adalah kapal-kapal dan pesawat terbang yang dilaporkan hilang di daerah tersebut tidak begitu besar secara signifikan bila dibandingkan dengan yang terjadi di belahan samudera lainnya. Ia menyatakan bahwa di dalam daerah yang sering mengalami badai tropis, sebagian besar jumlah yang hilang itu tidaklah begitu menyolok ataupun bersifat misterius.

Kusche juga beranggapan bahwa angka-angka yang menunjukkan jumlah korban itu sendiri cenderung membesar-besarkan hasil riset. Misalnya, sebuah kapal boat yang dinyatakan hilang, telah kembali, namun tidak dilaporkan. Ia juga menyindir para penulis yang terlalu membesar-besarkan perihal misteri di kawasan Segitiga Bermuda, walau mungkin data-datanya kurang atau karena salah tafsir demi kepentingan sensasi.

Namun, apapun itu, Segitiga Bermuda tetaplah menjadi misteri bagi semua orang, terutama orang awam yang mempercayai hal-hal magis yang tersimpan di kawasan itu. Walau mungkin, masih ada penjelasan ilmiah yang bisa diungkap perihal segitiga yang menimbulkan berbagai macam pertanyaan besar itu dengan logis tanpa sedikit pun keraguan.

Sumber dan Foto: dari berbagai sumber

Categories: Knowledge Tags:

Kartu Tarot

Semua orang pasti familiar dengan kata “Tarot”. Apa sih “Tarot”?

Tarot adalah sekelompok kartu berjumlah 78 lembar yang umumnya digunakan untuk kepentingan spiritual atau ramalan nasib. Kartu Tarot tersusun oleh 78 kartu yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu Arkana Mayor (Major Arcana) dan Arkana Minor (Minor Arcana). Arkana Mayor terdiri dari 22 kartu, sedangkan Arkana Minor terdiri dari 56 kartu. Kartu-kartu yang tergolong dalam Arkana Mayor sering disebut sebagai kartu trump, yang berarti mereka memiliki keunggulan dibanding kartu-kartu Arkana Minor.

Menurut catatan sejarah, umur Tarot diramalkan sudah lahir sejak masa Nabi Musa As yang dikenal secara lisan dan berkembang di kalangan bangsa Ibrani yang kemudian berproses dalam kurun waktu sangat panjang dan dikenal sebagai ilmu Qaballa (Kaballah). Pada permulaan abad ke-12 sampai dengan abad ke-15, ilmu ramal meramal berkembang pesat di daratan Eropa sampai pada abad pencerahan yang memisahkan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan. Tarot dapat mencapai Eropa karena dibawa oleh orang-orang Gypsy, dimana konon kata “Gypsy” merupakan reduksi dari “Egyptian” yaitu Orang Mesir. Gypsy memperkaya pengetahuan tentang Tarot karena mereka juga memasukkan unsur-unsur budaya lain akibat dari perjalanan mereka melintasi daerah-daerah berkebudayaan tinggi.

Tarot berarti jalan hidup yang utama. Bangsa Mesir menyebutnya dengan istilah “Jalan Bangsawan“, jalan yang mengarah kepada hal-hal yang baik. Dalam bahasa Sansekerta dikenal sebagai “Rota“, yang berarti Roda Hidup. Sementara bangsa Arab menyebutnya sebagai “Turuq” yang berarti empat jalan, sebagaimana empat gambar yang terdapat pada Arkana Penunjang.

Kartu Tarot sendiri berasal dari Italia. Hal ini dikarenakan asal mula kata “Tarot” itu, menurut sebagian pewacana Tarot, berasal dari “Taro” yaitu nama sebuah sungai yang melintasi Italia, tempat dimana para Gypsy mengembangkan seni meramal dengan kartu ini. Pendapat lain juga mengatakan bahwa kata “Tarot” merupakan distorsi kata dari bahasa Arab “Tareqat” yang berarti “jalan”. Pada awalnya, permainan kartu ini bernama Carde da Trionfi atau yang lebih dikenal dengan Kartu Kejayaan (Trionfi: berjaya atau menang, triumph). Dan, sebanyak 28 dokumen tertanggal 1442-1463 mencantumkan permainan kartu bernama Trionfi.

Kepopuleran kartu Tarot diperkirakan bermula sejak Antoine Court de Gebelin (1723-1767) menerbitkan sebuah buku pada tahun 1781. Buku tersebut menyatakan bahwa pendeta-pendeta Mesir kuno telah melukis kartu Tarot berdasarkan buku Toth (The Book of Toth), yaitu sebuah buku yang menjelaskan tentang mistik Mesir Kuno. Mereka kemudian membawa gambar-gambar tersebut ke Roma untuk dipersembahkan kepada Paus. Paus kemudian memperkenalkan Tarot ke Avignon, Perancis, pada abad ke-14. Setelah mendapat pengaruh dari Perancis, nama Trionfi berubah menjadi Tarocchi.

Keduapuluh dua kartu Tarot yang tergolong dalam Arkana Mayor, yang terdiri dari: 0Kartu-kartu Arkana Mayor (The Fool), I (The Magician), II (The High Priestess or The Popess), III (The Empress), IV (The Emperor), V (The Hierophant or The Pope), VI (The Lovers), VII (The Chariot), VIII (Strength), IX (The Hermit), X (Wheel of Fortune), XI (Justice), XII (The Hanged Man), XIII (Death), XIV (Temperance), XV (The Devil), XVI (The Tower), XVII (The Star), XVIII (The Moon), XIX (The Sun), XX (Judgement), XXI (The World); merupakan lambang perjalanan bintang yang erat kaitannya dengan siklus kehidupan manusia. Kata “Arcana” sendiri berasal dari bahasa Latin “Arcanum” yang berarti misteri. Lambang atau gambar yang terdapat pada kartu Arkana Mayor (Major Arcana) ada pada sebuah manuskrip kuno yang ditemukan di dekat kota Fez di Maroko.

Kartu-kartu Arkana MinorSedangkan kelimapuluh enam kartu yang tergolong dalam kartu Arkana Minor terbagi menjadi 4 (empat) jenis kartu, dimana menurut tradisi Italia, jenis-jenis kartu tersebut adalah: Pedang, Cawan, Tongkat, dan Koin. Kelompok-kelompok tersebut terdiri dari kartu As, 2-10, dan kartu-kartu royal: Jack (disebut juga Page atau Knave), Knight (Ksatria), Queen, dan King. Jumlah kartu tiap kelompok terdiri dari 14 (empatbelas) kartu.

Pada awal abad ke-20, kartu Tarot semakin berkembang dengan perkenalan berbagai kumpulan desain Tarot yang diterbitkan di Inggris dan Amerika berdasarkan kebudayaan mistik Barat, yaitu Kaballah, yang erat hubungannya dengan dunia Astrologi. Dalam budaya Barat, kartu Tarot dipercaya memiliki kemampuan untuk meramal masa depan, nasib, dan peruntungan. Kartu Tarot bahkan dipakai sebagai alat untuk mencapai alam bawah sadar. Di negara-negara, seperti: Perancis, Italia, Swiss, Austria, dan Jerman, Tarot masih menjadi permainan kartu favorit.

Tarot modern dalam bentuk kartu yang tertua dan yang ditemukan dalam keadaan paling utuh adalah The Visconti-Sforza dari Italia yang dibuat pada tahun 1450-an. Visconti-Sforza adalah sebuah nama keluarga bangsawan yang eksis di tahun 1432-1440, dan berkat jasa penciptaan merekalah, pada awal abad ke-15 di bagian Utara Italia, kartu Tarot mengalami masa kejayaan. Keluarga Visconti-Sforza menciptakan desain kartu Tarot tersebut sesuai dengan cita rasa kesenian yang berkembang saat itu, sebagai hadiah istimewa bagi pernikahan putra-putri mereka.

Tarot yang banyak dikenal saat ini bermula dari di-reinterpretasikannya simbol-simbol Tarot oleh Arthur Waite, seorang anggota sekte “The Order of The Golden Dawn“, dan digambar ulang oleh Pamela Smith di Inggris pada awal abad ke-19. Kartu Tarot ini kemudian diterbitkan oleh Rider, sehingga sering dikenal dengan nama Rider-Waite Tarot, atau yang lebih populer lagi dan lebih dikenal saat ini adalah Rider-Waite-Smith Tarot.

Sumber dan Foto: dari berbagai sumber

Categories: Knowledge Tags:

Halloween

Setiap tanggal 31 Oktober, sebagian besar bangsa-bangsa di Barat selalu merayakannya dengan mengenakan berbagai macam kostum yang serbaaneh. Tradisi perayaan ini seringkali disebut sebagai Halloween. Di Amerika, Halloween biasanya diramaikan oleh anak-anak dengan meminta permen dan berkeliling dari rumah ke rumah sambil mengucapkan, “Trick or Treat!” (beri kami (permen) atau kami jahili). Sedangkan bagi orang dewasa, perayaan Halloween berarti saatnya untuk berpesta kostum. Kostum yang dimaksud adalah kostum-kostum yang melambangkan kematian, seperti vampir, mumi, zombie, dan lain-lain. Selain itu, Halloween juga identik dengan setan, hantu goblin, tukang sihir, dan makhluk-makhluk menyeramkan lain dari kebudayaan Barat.

Tapi mengapa setiap perayaan ini dilakukan, masyarakat selalu mengenakan kostum yang berhubungan dengan kematian? Tidak bisakah sekali waktu Halloween dirayakan dengan tidak memakai pakaian seperti itu? Dan bagaimana bisa terjadi Halloween setiap tanggal 31 Oktober?

Perayaan Halloween yang seperti kita kenal sekarang bermula dari bangsa Celtic (bangsa yang hidup sekitar 2000 tahun yang lalu di Inggris, Wales, Scotlandia, Irlandia, dan Perancis Utara), yang selalu mengadakan pesta bukan pada akhir Oktober saja, melainkan hampir pada setiap akhir bulan. Halloween selalu jatuh pada tanggal 31 Oktober, karena pesta yang biasa disebut “All Saints” atau “All Hallow” atau “All Hallows Eve” (asal mula kata Halloween yang juga berarti malam pensucian) ini jatuh pada tanggal 1 November, dimana pada hari itu adalah sebuah hari peringatan untuk menghormati orang suci bagi umat Kristiani (All Saints Day). Tanggal 1 November juga menandai Samhain, yaitu dimulainya musim dingin bangsa Celtic. Samhain, yang namanya dipakai sebagai nama perayaan, adalah dewa kematian bangsa Celtic, dimana nama itu secara harafiah berarti “akhir musim panas”. Karena musim dingin adalah masa-masa dingin, kegelapan, dan kematian, maka bangsa Celtic kemudian menghubungkannya dengan kematian manusia. Malam menjelang Samhain, yaitu tanggal 31 Oktober, adalah saat kurban kafir bangsa Celtic, dan Samhain mengijinkan jiwa-jiwa orang mati untuk kembali ke rumah-rumah duniawi mereka pada malam ini. Setan-setan, hantu, roh, dan tukang sihir datang untuk mencelakai manusia, khususnya bagi orang-orang yang pernah menyakiti mereka semasa mereka masih hidup. Kucing, juga dianggap keramat sebab dianggap dulunya mereka adalah manusia yang dikutuk sebagai hukuman atas perbuatan-perbuatan jahat mereka semasa di dunia.

Kelompok-kelompok etnis yang berbeda masing-masing memiliki adat mereka sendiri yang berbaur dengan perayaan. Di Irlandia, orang mengadakan suatu arak-arakan demi menghormati dewa Muck Olla. Mereka mengikuti sang pemimpin yang mengenakan jubah putih dengan topeng dari kepala binatang dan minta sedekah makanan. Negara ini juga merupakan negara tempat dimana dongeng ‘jack-o’-lantern‘ berasal, yaitu seseorang bernama Jack yang tak dapat masuk ke surga karena kikir, namun juga tak dapat masuk ke neraka karena ia sering melontarkan lelucon untuk mengolok-olok iblis, sehingga ia dihukum untuk berjalan mengelilingi dunia dengan lenteranya sampai Hari Penghakiman tiba.

Di Scotlandia, orang-orang berjalan menyusuri padang dan desa-desa dengan membawa suluh dan menyalakan api unggun guna menghalau tukang sihir dan roh-roh jahat.

Sementara di Wales, setiap orang meletakkan suatu batu yang telah ditandai pada api unggun yang sangat besar. Jika batu miliknya tak dapat diketemukan kembali keesokan paginya, maka pastilah orang itu akan mati dalam tahun itu.

Romawi Kuno

Di samping tradisi Celtic yang telah ada, penjajah Romawi yang berkuasa atas Inggris pada tahun 43 Masehi, membawa serta dua perayaan kafir lainnya, yaitu Feralia, yang dirayakan di penghujung bulan Oktober demi menghormati mereka yang telah meninggal dunia; dan suatu perayaan pada musim gugur demi menghormati Pomona, dewi buah-buahan dan pepohonan. Dan kemungkinan, melalui perayaan inilah, buah apel kemudian dihubungkan dengan perayaan Halloween. Unsur-unsur perayaan Romawi ini dipadukan dengan perayaan Samhain bangsa Celtic.

Pemakaian kostum pada hari Halloween mulai popular di kalangan masyarakat Perancis sekitar abad 14-15. Saat itu benua Eropa dilanda wabah penyakit pes. Hampir separuh dari rakyat Eropa mati karena bencana ini. Para seniman kala itu melukiskan semua ini pada setiap dinding kuburan tempat orang-orang yang mati tersebut dikuburkan. Gambar yang paling popular melukiskan setan yang memimpin orang-orang yang sudah meninggal ini menuju makam mereka. Terkadang mereka juga melukiskan kisah ini dalam bentuk tarian, dimana para penarinya mengenakan kostum seperti orang mati. Orang Perancis merayakan pesta kostum ini bukan pada hari Halloween seperti yang dilakukan oleh orang Irlandia, melainkan pada hari pensucian jiwa (All Soul’s Day, menurut umat Kristiani). Dua tradisi ini kemudian masuk ke Amerika pada abad ke-18, dimana banyak orang Perancis yang menikah dengan orang Irlandia dan lahirlah tradisi mengenakan kostum orang mati di hari Halloween.

Selain akrab dengan kostum orang mati, perayaan roh, dan kata-kata “Trick or Treat!” oleh anak-anak agar mendapatkan permen, Halloween juga memiliki satu atribut yang tak terlupakan, yaitu labu. Meskipun saat ini sudah banyak atribut-atribut Halloween yang berwarna selain warna hitam dan orange, namun kedua warna itu masih dianggap sebagai warna tradisional Halloween. Sedangkan labu yang merupakan hasil panen saat musim gugur di benua Amerika dan Eropa yang notabene-nya adalah benua beriklim sejuk sering dijadikan simbol Halloween, begitu pula dengan orang-orangan sawah sebagai penjaga hasil panen.

Simbol Halloween yang dimengerti secara universal adalah labu yang diukir membentuk wajah menyeramkan yang diberi nama Jack-o’-lantern. Agar kelihatan lebih seram, lentera Jack-o’-lantern biasanya diletakkan di tempat gelap, karena di dalam labu diletakkan lilin menyala atau lampu. Tradisi membuat lentera Jack-o’-lantern ini berasal dari Amerika Utara yang banyak menghasilkan labu berukuran besar yang mudah diukir.

Sumber dan Foto: dari berbagai sumber

Categories: Knowledge, Party Tags: , , , , ,