Archive

Posts Tagged ‘BC Blog Competition – CS’

Ketahanan Iklim

Akhir-akhir ini, iklim di bumi semakin tidak menentu. Hujan dan panas bisa datang sewaktu-waktu. Hal ini diakibatkan oleh pemanasan global atau yang sering disebut dengan global warming. Saat diramalkan hujan tak lagi turun di bulan Mei, ternyata dengan santainya titik-titik air yang berasal dari air laut yang menguap itu jatuh membasahi bumi dan mematahkan dugaan setiap orang. Kini, iklim dan cuaca tak lagi dapat diramalkan. Keadaan telah berubah. Banyak diantaranya yang tidak bisa dilihat hanya dengan menggunakan peramalan.

Kenyataan bahwa ternyata ketahanan iklim sangat diperlukan untuk mengembalikan bumi yang menangis diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri, telah membuat semua orang tersadar.

Penghijauan..

Ya, hanyalah penghijauan yang bisa menyelamatkan keadaan iklim yang sudah semakin parah menghantui setiap insan manusia di bumi ini. Dengan penanaman pohon, maka setidaknya akan sedikit mengurangi keganasan iklim yang semakin tidak menentu.

Iklim tidak bisa dianggap remeh, dikarenakan iklim dapat berbalik menjadi musuh bagi setiap insan manusia bumi apabila dibiarkan. Atas alasan itulah, mengapa program penghijauan harus terus dilakukan untuk mempertahankan iklim di alam ini agar tidak semakin parah.

Selain alasan itu, iklim yang tidak menentu tidak hanya membuat cuaca berubah-ubah melainkan juga dapat membuat keadaan alam jadi simpang-siur. Semua apapun yang ada di bumi ini hanya tergantung dari iklim. Sebagai contoh adalah hasil pertanian berupa sayuran yang hanya tumbuh pada musim hujan atau buah-buahan yang hanya tumbuh pada musim kemarau. Apabila iklim menjadi tidak menentu seperti saat ini, apa yang akan dilakukan petani agar mereka tidak merugi?

Kini, keadaan sudah semakin kacau dan tidak mungkin bisa kembali seperti dulu disaat iklim masih ‘berjalan di rel’ nya—disaat iklim masih sesuai dengan waktu yang seharusnya. Yang bisa dilakukan sekarang hanyalah bagaimana cara agar iklim ini bisa bertahan—atau lebih bagus lagi jika berkurang—dan tidak menjadi semakin parah di kemudian hari. Semuanya hanya tergantung pada manusia sebagai faktor utama penentu dan pengendali keadaan alam di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Foto: www.greenpeace.org